Media Pena Hukum

Jenderal (Purn) Try Sutrisno: Kembali ke UUD 1945, Sebuah Keniscayaan

Penulis: Sambudi | July 16, 2025

Jenderal (Purn) Try Sutrisno: Kembali ke UUD 1945, Sebuah Keniscayaan

 

Jakarta – Presidium Konstitusi 1945 Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 yang diketuai oleh Jenderal (Purn) Try Sutrisno menyelenggarakan Simposium Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dengan tema “Kenapa Kembali ke Pancasila dan UUD 1945: Menjawab Tantangan Nasional dan Global”.

 

Dalam simposium yang berlangsung Selasa 15 Juli 2025 di Universitas Jayabaya, Pulomas Jakarta Timur itu Try Sutrisno menyatakan, simposium ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk mengembalikan arah bangsa sesuai jati diri konstitusionalnya, yakni Pancasila dan UUD 1945 naskah asli, sebagai dasar menjawab tantangan nasional dan global.

 

Selain menghadirkan Wapres RI ke-6 yang juga Panglima ABRI ke-9 Jenderal (Purn) Try Sutrisno sebagai Pembicara Kunci, simposium itu juga menampilkan para tokoh nasional seperti Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., MH (Rektor Universitas Jayabaya) dan Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo (KSAD 2007-2009).

 

Tokoh nasional lainnya adalah MS Ka’ban (Menteri Kehutanan 2004-2009), Dr. Mulyadi, M.Si (akademisi dan pakar politik), dan Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc., SH., MSi. (Ekonom Senior Indonesia).

 

Sebagai bentuk apresiasi, para peserta yang hadir pada simposium itu menerima buku “Prahara Bangsa” karya Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc., SH., MSi yang mengulas bab khusus bertajuk “Reformasi Berbuah Prahara Bangsa”.

 

Pada kesempatan itu Ekonomi Senior Ichsanuddin Noorsy mengemukakan, simposium tersebut menjadi ruang refleksi dan diskursus atas arah ketatanegaraan Indonesia di tengah perubahan geopolitik global serta krisis ideologis dalam negeri.

 

Sejak krisis keuangan global 2008, lanjutnya, tatanan dunia mengalami pergeseran dari unipolar menuju multipolar dan bahkan bipolar, ditandai dengan kebangkitan BRICS dan tren dedolarisasi.

 

BRICS itu sendiri adalah akronim dari: Brazil, Russia, India, China, South Africa. Organisasi antarpemerintah itu saat ini terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Iran, Mesir, Etiopia, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.

 

Di sisi lain, AS menghadapi tantangan internal berupa deindustrialisasi, ketimpangan ekonomi, dan kebangkitan kembali politik proteksionis. Semboyan seperti MAGA (Make America Great Again) menjadi wujud semangat baru AS yang berubah dari Pax Americana menjadi PactAmericana, dengan dorongan dominasi global berbasis kepentingan nasional semata.

 

Sementara itu Indonesia dianggap tengah menghadapi kemunduran konstitusional akibat perubahan besar-besaran UUD 1945 melalui empat kali amandemen pada 1999-2002.

 

Amandemen tersebut mengubah sekitar 97 persen isi konstitusi asli yang secara konseptual dan praktis memicu ketidaksesuaian teori dan praktik bernegara. Dalam kaitan ini, Komisi Konstitusi yang diketuai Prof. Dr. Sri Soemantri menyebutkan bahwa hasil perubahan tersebut mengandung kontradiksi dan inkonsistensi, baik secara yuridis maupun teoritis.

 

Dalam konteks global yang diliputi oleh disrupsi (VUCA: volatile, uncertain, complex, ambiguous) serta nilai-nilai liberalisme materialistik yang kian dominan, menurut Ichsanuddin Noorsy, Indonesia dinilai semakin menjauh dari cita-cita Pancasila.

 

Ia menambahkan, dalam dua dekade terakhir, bangsa ini cenderung permisif dan oportunis serta mengalami fragmentasi sosial yang dalam, terlihat dari lima kali Pemilu pasca-2004.

(Team)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Berita Lainnya

Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan

Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan

Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan   Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota melalui Satuan Samapta menggelar patroli

Kapolri Tegaskan Komitmen Reformasi dan Pelayanan Terbaik dalam Hoegeng Awards 2025

Kapolri Tegaskan Komitmen Reformasi dan Pelayanan Terbaik dalam Hoegeng Awards 2025

Kapolri Tegaskan Komitmen Reformasi dan Pelayanan Terbaik dalam Hoegeng Awards 2025   Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Operasi Patuh Jaya 2025: Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Operasi Patuh Jaya 2025: Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas

KOTA BEKASI — Polres Metro Bekasi Kota menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Jaya 2025 pada hari Senin (14/7) pukul 08.00

Perkuat Penanganan Kejahatan Seksual Online terhadap Anak, Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri Kunjungi TICACC Thailand

Perkuat Penanganan Kejahatan Seksual Online terhadap Anak, Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri Kunjungi TICACC Thailand

Bangkok, Thailand – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri

*Wakapolda Metro Jaya Buka Gerakan Pangan Murah Jelang HUT ke-80 RI*

*Wakapolda Metro Jaya Buka Gerakan Pangan Murah Jelang HUT ke-80 RI*

*Wakapolda Metro Jaya Buka Gerakan Pangan Murah Jelang HUT ke-80 RI* Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto

PWI PEDULI Bekasi Raya Gagas Program Swadaya dan Kerjasama Layanan Kesehatan untuk Anggota

PWI PEDULI Bekasi Raya Gagas Program Swadaya dan Kerjasama Layanan Kesehatan untuk Anggota

PWI PEDULI Bekasi Raya Gagas Program Swadaya dan Kerjasama Layanan Kesehatan untuk Anggota   KOTA BEKASI – PWI PEDULI Bekasi

Pembinaan dan Pembekalan Peserta OKK Angkatan 26 PWI Bekasi Raya: Cetak Wartawan Profesional dan Berintegritas

Pembinaan dan Pembekalan Peserta OKK Angkatan 26 PWI Bekasi Raya: Cetak Wartawan Profesional dan Berintegritas

Pembinaan dan Pembekalan Peserta OKK Angkatan 26 PWI Bekasi Raya: Cetak Wartawan Profesional dan Berintegritas   Bekasi, 7 Agustus 2025–

Mantan Ketua KPK Nawawi Pomolango: Advokat Jangan Transaksional

Mantan Ketua KPK Nawawi Pomolango: Advokat Jangan Transaksional

Sebagian advokat DePA-RI yang baru disumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin sekaligus mantan Ketua KPK, Nawawi Pomolango (tengah, bertoga merah)

*PWI Bekasi Raya dan DPP LAKI Siap Gelar Diskusi Publik Nasional*

*PWI Bekasi Raya dan DPP LAKI Siap Gelar Diskusi Publik Nasional*

*PWI Bekasi Raya dan DPP LAKI Siap Gelar Diskusi Publik Nasional*   _*“Penguatan Pencapaian Program Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045”*_

Polsek Bantargebang Ungkap Kejahatan Ranmor Pelaku Ternyata Residivis

Polsek Bantargebang Ungkap Kejahatan Ranmor Pelaku Ternyata Residivis

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota kembali mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan dua residivis di wilayah Mustikajaya, Kota